Terduga Pelaku Judi Ayam di Dekat Masjid Babakansirna Belum Ditindak Petugas

oleh -
Lokasi sabung ayam samar-samar dari kejauhan, tampak para pemilik ayam sedang berdiskusi seputar keunggulan ayamnya masing-masing.

Wartawan Tim Bharindo

SUKABUMI.  Para pelaku sabung ayam yang diduga melakukan praktik perjudian di dekat Masjid Jami Babakansirna RT 15 Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi hingga kini masih belum ditindak tegas oleh aparat penegak hukum. 

banner 720x90

Sampai sekarang Pemdes Cijulang, Polsek dan Satpol PP Jampangtengah belum menindak tegas para pelaku. Padahal, keberadaannya kerap membuat resah masyarakat dan tokoh agama setempat. Para pesabung ayam dengan santai menyalurkan hobinya.

Warga menilai, para pelaku kemungkinan ada yang melindungi sehingga mereka dengan gagah berani terang-terangan meneruskan permainannya. Beberapa kali diingatkan oleh masyarakat, aktivitas dugaan judi ayam malah semakin menjadi-jadi.

“Kami perhatikan tambah ke sini aktivitas sabung ayam ini malah semakin menjadi ramai. Yang sangat disayangkan, kenapa aparat pemerintah setempat hingga kini belum menindak para pelaku? Padahal aktivitas tersebut diduga kuat melakukan praktik perjudian,” ujar seorang warga Cijulang kepada wartawan, Rabu (31/3/2021).

Aktivitas sabung ayam ini, sambungnya, dilakukan secara terang-terangan dengan lokasi di belakang masjid. Kepada para penegak hukum yang ada di Jampangtengah dan Kapolres Kabupaten Sukabumi, dia berharap agar para pelaku segera ditindak tegas. Sebab kata dia, kegiatan tersebut termasuk dosa besar.

Letak pasti aktivitas sabung ayam, lanjut dia, tepat di areal tanah kosong yang berjarak 30 meter di belakang Masjid Jami Kampung Babakansirna.

banner 720x90

 “Biasanya sabung ayam digelar setiap hari Senin dan Kamis pukul 13.00 WIB hingga malam hari. Sekarang intensitasnya malah makin sering,” jelasnya.

Hasil penelusuran di lapangan, para pelaku sabung ayam berdatangan dari luar Kampung Babakansirna. Mereka muncul menjelang waktu dzuhur dengan menenteng ayam-ayam jago siap tanding. Pemilik lapak sabung ayam diketahui sebagai pengusaha lokal di Kampung Babakansirna. (*)