Warga Desa Pengadangan Barat Gantung Diri di Kandang Sapi

oleh -
Jasad Amaq Husni dibaringkan di rumah untuk mendapatkan pemulasaraan oleh keluarganya hingga penguburan.

Wartawan Budiman

LOMBOK TIMUR. Hidup Amaq Husni (60) berakhir tragis. Warga Dasan Samarkanton, Dusun Aik Telir, Desa Pengadangan Barat, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timut (Lotim), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) itu ditemukan tergelantung di kandang sapi miliknya dengan leher terjerat tali.

banner 720x90

Jasad Amaq Husni yang sudah tidak bernyawa diketahui oleh istrinya bernama Inaq Husni (57) pada Rabu (10/2/2021) sekitar pukul 18.00 WITA selepas shalat Maghrib. Warga desa pun geger dan segera mengevakuasi jenazah Amaq Husni dari kandang sapi ke rumahnya.   

Berdasarkan informasi yang dihimpun di tempat kejadian, awalnya Inaq Husni akan shalat Maghrib. Dia melihat Amaq Husni sedang makan dengan lahapnya. Inaq Husni pun melanjutkan perjalanan ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu. Pada saat bersamaan, Amaq Husni pergi ke kandang sapi.  

Sehabis wudhu, dia bertemu dengan Amaq Sahirun  yang akan mengembalikan sekop. Amaq Sahirun menanyakan Amaq Husni. Diberitahukan oleh Inaq Husni kalau Amaq Husni sedang berada di kandang sapi.

Amaq Sahirun pun pergi, sementara Inaq Husni mendirikan shalat Maghrib. Setelah shalat, Inaq Husni pergi ke dapur untuk mengambil korep api. Dia akan membakar sampah di kandang sapi. Inaq Husni pun langsung menuju kandang sapi.  

Namun di depan batas kandang langkahnya terhenti. Dia melihat tubuh suaminya dalam keadaan tergantung dengan leher yang terjerat tali. Imaq Husni pun langsung berteriak histeris lalu memeluk tubuh Amaq Husni.

banner 720x90

Dia sgera mengambil sabit untuk memotong tali sambil berteriak untuk minta bantuan. Kemudian ke kandang sapi berdatangan para tetangga antara lain  Amaq As, Amaq Sur, dan Amaq Sar. Mereka segera membawa tubuh Amaq Husni ke dalam rumah. Selanjutnya  Amaq As melepas jeratan tali yang masih di leher korban.

Jajaran Polsek Pringgasela yang mendapat laporan dari warga langsung melakukan pemeriksaan di TKP. Polisi juga menanyai saksi dan memasang garis polisi. Seterusnya polisi membawa jasad Amaq Husni ke Puskesmas Pringgasela.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, pada jasad korban tidak ditemukan bekas hantaman benda tumpul, hanya terdapat bekas jeratan tali di leher. Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan mereka membuat surat pernyataan penolakan otopsi. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.