Punya yang Baru, Ambulans Lama ‘Nambru’ Tidak Terawat

oleh -
Mobil ambulans lama milik Desa Langensari, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi yang diparkir tanpa perawatan yang memadai.
Mobil ambulans yang baru kondisinya masih gres dan siap melayani warga.

Wartawan Tim Bharindo

SUKABUMI. Warga Desa Langensari, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyayangkan adanya mobil eks ambulans desa yang dibiarkan rusak alias nambru, tidak terawat. Mobil bekas ambulans itu nyaris menjadi barang rongsokan.  

banner 720x90

“Padahal kalau dirawat mobil eks ambulans warna kuning itu bisa dipergunakan untuk kepentingan lain yang bermanfaat untuk masyarakat. Kalau sudah punya yang baru, jangan lupain yang lama, ” kata salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya, Jumat (2/4/2021).

Jika mobil itu dirawat baik baik, ujar dia, pasti kondisinya masih bagus dan layak pakai. Mobil kuning itu awalnya ambulans dan pastinya merupakan aset desa. Tapi kenapa tidak ada perawatan?

“Kan bisa saja pemerintahan desa menganggarkan biaya perawatan untuk mobil ambulans lama sebelum punya ambulans yang baru,” kata dia.

Apalagi, tambah dia, untuk mendapatkan mobil itupun sebelumnya pasti melalui penganggaran di APBDes. Makanya hal yang wajar kalau dialokasikan untuk biaya perawatannya, kan sayang mobil itu nambru.

“Pasti dulu untuk pengadaan mobil kuning itu dananya dari APBDes dan gak mungkin memakai dana pribadi,” tandasnya.

banner 720x90

Dia tidak bermaksud apa-apa, hanya menyampaikan saja kalau mobil kuning eks ambukans itu sebaiknya jangan dibiarkan rusak.  

Hasil pantauan tidak jauh dari kantor balai desa, nampak sebuah mobil berwarna kuning dengan tulisan samping “Ds Langensari Kec. Parungkuda,” terpakir dengan keadaan rusak, tidak terurus.

Di bagian mesin, posisi Aki sudah tidak ada di tempat, sebagian kaca dan lampu pecah, begitupun kondisi ban sudah tidak di posisi optimal. Joknya telah robek dan di dalam mobil dipenuhi rumput kering. Cat mobil  sudah mulai memudar. Mobil ini modelnya mirip angkot. (*)