Warga Khawatir Limbah B3 Pertambangan Kapur Meresap ke dalam Tanah

oleh -
Untuk menghilangkan jejak, limbah B3 di lahan pertambangan kapur di Desa Padabeunghar ditimbun dengan tanah.

Wartawan Tim Bharindo

SUKABUMI. Warga Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi merasa khawatir limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) di pertambangan kapur meresap ke dalam tanah. Dampaknya bisa mencemari air tanah yang mengalir ke mata air yang digunakan warga.

banner 720x90

“Kami khawatir, jika limbah tersebut tidak disingkirkan dari pertambangan kapur, sumber air baku yang digunakan warga akan tercemar limbah tersebut. Mungkin air akan berasa asin karena bercampur dengan zat kimia,” ujar salah seorang warga Desa Padabeunghar yang tidak mau ditulis namanya, Minggu (14/2/2021).

Karena itu, ujar dia, sebelum dampak dari limbah itu menimpa warga dan menimbulkan kejadian yang tidak diharapkan, pemilik limbah B3 itu harus segera mengangkat limbah tersebut dari pertambangan kapur.

Namun sampai sekarang, si pemilik belum juga membawa limbah B3 dari Desa Padabeunghar. Malahan limbah B3 itu hanya ditimbun oleh tanah untuk menghilangkan jejak.    

“Kami tidak bodoh. Walaupun ditimbun, bau dari limbah tersebut masih menyengat dan membuat tenggorokan kering,” kata warga tersebut. 

Walaupun lahan pertambangan itu milik Ujang Pecay, limbah B3 yang ada di sana milik Haji Encep asal Bandung. Menurut pengakuan Ujang Pecay, Haji Encep belum mengganti biaya bongkar limbah dan tidak memenuhi janji untuk membeli lahan pertambangan.

banner 720x90

Awalnya Ujang mempersilakan Haji Encep untuk menyimpan limbah karena ada janji dari yang bersangkutan akan membeli lahan pertambangan tersebut. Namun janji Haji Encep itu belum dilaksanakan.

Kini, warga tercancam pencemaran cairan dan zat-zat berbahaya dari limbah B3 milik Haji Encep. Sementara ini, warga masih menempuh cara-cara yang santun untuk meminta pada Haji Encep agar membawa limbah miliknya dari kawasan pertambangan kapur di Desa Padabeunghar.

“Mohon Pak Haji Encep bisa memindahkan limbah B3 dari pertambangan kapur karena keberadaannya mengancam keselamatan kami,” kata warga tadi. (*)  

No More Posts Available.

No more pages to load.