Oknum Kades Mencari-cari Pasangan Mesumnya Lewat Tukang Ojek

oleh -
Oknum kades yang diduga telah melakukan perselingkuhan bermotif komersil berdasarkan pengakuan wanita bernama Melati.

Wartawan Tim Bharindo

SUKABUMI. Kasus perselingkuhan oknum kepala desa yang bertugas di sebuah desa di kaki Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Sukabumi masih berlanjut. Perkembangan terakhir, oknum kades tersebut mencari-cari Melati (nama samaran) lewat penyedia jasa angkutan ojek sepeda motor bernama Cepot (juga nama samaran).

banner 720x90

“Saya disuruh mencari wanita itu. Saya jawab, sudah lama tidak bertemu dengan dia. Untuk apa Pak Kades mencari-cari dia?” kata Cepot dalam wawancara melalui WhatsApp, Kamis (21/1/2021).

Dari informasi yang didengarnya, ujar Cepot, oknum kades juga menyuruh orang untuk mencari Melati. Sejujurnya dia merasa khawatir dengan adanya pencarian oleh oknum kades terhadap Melati. Cepot mengharapkan tidak ada kejadian buruk yang menimpa Melati dan rekan-rekannya yang pernah ‘dipakai’ oknum kades.

Seperti diberitakan sebelumnya, Melati menyampaikan pengakuan terbuka bahwa dirinya sudah tiga kali ‘dipakai’ oknum kades di rumah kontrakan milik kades tersebut yang terletak di dekat balai desa. Oknum kades juga menggunakan jasa wanita lain untuk memuaskan nafsunya.

Melati mengaku, oknum kades tersebut memberikan tarif lebih kepada dirinya dibandingkan wanita yang lain. Terakhir dia dibayar sebesar Rp500 ribu. 

Dalam mendatangkan wanita-wanita selingkuhannya, oknum kades menggunakan jasa Cepot yang sehari-hari mangkal di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi. Sejauh ini, Cepot merasa tidak ada masalah dengan oknum kades tersebut. Dia tidak dicari, oknum kades hanya mencari dan menanyakan Melati.   

banner 720x90

Perkembangan lainnya, oknum kades itu menyampaikan pernyataan kepada sekjen salah satu organisasi wartawan bahwa jika perselingkuhan dirinya dengan wanita lain menjadi ramai, dia akan mengundurkan diri dari jabatannya. Kades mengucapkan pernyataan itu dengan nada bangga dan penuh percaya diri.

Sejauh ini, perselingkuhan oknum kades tersebut belum ramai karena berita di media tidak membuka jati diri dan alamat kades tersebut. (*)

Berita terkait: Oknum Kades Minta Pengakuan Mesum Wanita Muda dengan Dirinya Tidak Diramaikan