Kapolres Lomtim Ajak Seluruh Elemen Warga Pelihara Toleransi

oleh -
Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio, S.IK., M.H. (tengah) bersama Laskar Adat Gumarang Rinjani.

Wartawan Budiman

LOMBOK TIMUR. Silaturahmi tanpa batas terus dilakukan jajaran Polres Lombok Timur (Lotim), Polda NTB dengan berkeliling mengunjungi masjid-masjid untuk memperkuat 3 pilar ukhuwah yakni Islamiyah, wathoniyah, dan basyariyah dalam rangka mempererat soliditas antar tokoh agama di Lotim.

banner 720x90

Hal tersebut disampaikan Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio, S.IK., M.H. pada pertemuan silaturahmi dengan Laskar Adat Gumarang Rinjani di Balai Adat/Bale Belek Dusun Medas, Desa Obel Obel, Kecamatan Sambalia, Kabupaten Lotim, NTB, Minggu (10/1/2021). Kapolres dan jajaran diterima oleh Lokal Medas Pembina Laskar Adat Gumarang Rinjani, H Purnipa dan pengurus adat.

Dalam pertemuan itu dia menyampaikan terima kasih kepada para tuan guru, tokoh adat, dan elemen masyarakat lain yang telah menjaga kamtibmas dan menumbuhkan rasa toleransi antar umat beragama di.Lotim.

“Saya baru menjabat Kapolres Lotim selama  11 bulan. Selama itu saya dan jajaran terus berkeliling ke masjid-masjid untuk bertemu, bersilaturami, dan berkomunikasi dengan para tokoh agama setempat dalam rangka ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwaha basyariyah,” kata AKBP Tunggul Sinatrio.

Dalam kapasitasnya sebagai Kapolres, dia mengucapkan banyak terima kasih kepada para tuan guru yang telah memberikan support dalam bentuk pesan damai kepada para pengikutnya dalam menjaga nilai toleransi di tengah keberagaman beragama.

Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjalin komunikasi dan silaturahmi serta meningkatkan soliditas dalam menjaga kamtibmas di lingkungan  masing-masing.

banner 720x90

Sementara itu Pembina Laskar Adat Gumarang Rinjani H Purnipa menuturkan, organisasi adat yang dibinanya didirikan dengan tujuan menjaga keutuhan bangsa dan negara dalam bingkai NKRI.

“Bagi kami NKRI harga mati. Tidak boleh ada lagi kelompok yang mengganggu dan merongrong persatuan dan kesatuan bangsa, termasuk di Lombok Timur. Kami bukan organisasi politik. Kami ikhlas berjuang untuk menjaga alam dan  kerukunan serta  toleransi umat beragama di bumi Lombok Timur,” ungkapnya.  

Hadir dalam acara tersebut Kasat Lantas Polres Lotim AKP I Putu  Gede Caka Ratsuka, S.IK., Kapolsek Sambelia Iptu Ahmad Yani, Ketua Laskar Adat Gumarang Rinjani/Pengerakse Sayidina Muhammad, Lokak Medas Nur Anom, Ketua Kelompok Laskar Adat Gumarang Loteng, Kordes Laskar Adat Gumarang Rinjani/ Kades Bilepetung, serta anggota Laskar Adat Gumarang Rinjani kurang lebih 60 orang.

Rangkaian acara pertemuan ditutup dengan doa oleh Ketua Laskar Adat Gumarang Rinjani/Pengerakse Sayidina Muhammad. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.