Peringatan Bakti Rimbawan, Dampal Jurig Pelopori Penanaman Pohon

oleh -
Wartawan Heri Setiawan SUKABUMI. LSM Dampit Peduli Lingkungan Jurang, Rimba dan Gunung (Dampal Jurig) bersama Forum Komunikasi Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup (FKPPLH) Kabupaten Sukabumi, dan AAPLHI Jabar memperingati Hari Bhakti Rimbawan dengan menanam ribuan pohon. Hari Bhakti Rimbawan diperingati setiap tanggal 16 Maret. Kegiatan penanaman pohon dilakukan secara bertahap di kaki Gunung Gede Pangrango, Gunung Halimun Salak dan gunung di kawasan Pajampangan. Reboisasi juga menyebar di beberapa titik lahan. Titik-titik lahan yang ditanami antara lain bukit-bukit gundul dan rawan longsor, hulu mata air, sepanjang aliran sungai, dan lahan kosong yang tidak produktif. Ada juga lahan pekarangan rumah warga. Total pohon-pohon yang ditanam oleh dampal Jurig sebanyak 15.000 pohon. "Kegiatan ini merupakan wujud nyata dalam memperingati Hari Bhakti Rimbawan. Alhamdulillah kami telah menanam 15,000 pohon. Tujuannya untuk menjaga lingkungan hidup dan konservasi alam. Kami mendukung penghijauan di Kabupaten Sukabumi," kata Ketua LSM Dampal Jurig, Irvan Azis kepada wartawan saat ditemui usai kegiatan penaman pohon, Selasa (16/3/2021). Adapun jenis-jenis pohon yang ditanam, lanjut Irvan, antara lain pohon jabon, rasamala, jati emas, damar, mahoni nyamplung, kawung, bambu , sengon, dan buah-buahan. Aksi tersebut merupakan kegiatan tahunan yang selalu diselenggerakan setiap tanggal 16 Maret oleh LSM Dampal Jurig, FKPPLH Kabupaten Sukabumi, dan AAPLH Jabar. "Kegiatan ini dilakukan setiap tahun saat menjelang hari Bakti Rimbawan Indonesia. Melalui kegiatan ini, kami ingin menjaga kelestarian dan keselamatan alam Kabupaten Sukabumi agar semakin lebih baik," kata Irvan. (*) Penanaman pohon yang dimotori LSM Dampal Jurig pada lahan kosong dalam rangka peringatan Hari Bhakti Rimbawan.

Wartawan Heri Setiawan

SUKABUMI. LSM Dampit Peduli Lingkungan Jurang, Rimba dan Gunung (Dampal Jurig) bersama Forum Komunikasi Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup (FKPPLH) Kabupaten Sukabumi, dan AAPLHI Jabar memperingati Hari Bhakti Rimbawan dengan menanam ribuan pohon.

banner 720x90

Hari Bhakti Rimbawan diperingati setiap tanggal 16 Maret. Kegiatan penanaman pohon dilakukan secara bertahap di kaki Gunung Gede Pangrango, Gunung Halimun Salak dan gunung di kawasan Pajampangan.

Reboisasi juga menyebar di beberapa titik lahan. Titik-titik lahan yang ditanami  antara lain bukit-bukit gundul dan rawan longsor, hulu mata air, sepanjang aliran sungai, dan lahan kosong yang tidak produktif. Ada juga lahan pekarangan rumah warga.

Total jumlah pohon yang ditanam oleh dampal Jurig sebanyak 15.000 pohon.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dalam memperingati Hari Bhakti  Rimbawan. Alhamdulillah kami telah menanam 15,000 pohon. Tujuannya untuk menjaga lingkungan hidup dan konservasi alam. Kami mendukung penghijauan di Kabupaten Sukabumi,” kata Ketua LSM Dampal Jurig, Irvan Azis kepada wartawan saat ditemui usai kegiatan penaman pohon, Selasa (16/3/2021).

Adapun jenis-jenis pohon yang ditanam, lanjut Irvan, antara lain pohon jabon, rasamala, jati emas, damar, mahoni nyamplung, kawung, bambu , sengon, dan buah-buahan.

banner 720x90

Aksi tersebut merupakan kegiatan tahunan yang selalu diselenggerakan setiap tanggal 16 Maret oleh LSM Dampal Jurig, FKPPLH Kabupaten Sukabumi, dan AAPLH Jabar.

“Kegiatan ini dilakukan setiap tahun saat menjelang hari Bakti Rimbawan Indonesia. Melalui kegiatan ini, kami ingin menjaga kelestarian dan keselamatan alam Kabupaten Sukabumi agar semakin lebih baik,” kata Irvan. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.