Sebanyak 17,5 Persen Tenaga Kesehatan yang Datang ke Faskes Batal Disuntik Vaksin

oleh -
Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sukabumi oleh Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami di Puskesmas Cisaat Jumat lalu.

Wartawan Dudi Surahman

SUKABUMI. Sebanyak 6.153 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Sukabumi telah melakukan registrasi ulang sebagai calon peserta Vaksinasi Covid-19 ke Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). Dari jumlah tersebut sebanyak 3.115 nakes atau 50,63 persen datang ke fasilitas kesehatan (faskes) untuk divaksin.

banner 720x90

Faskes yang dimaksud terdiri dari rumah sakit, puskesmas, dan klinik. Pemkab Sukabumi dan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi mengerahkan semua faskes untuk dijadikan tempat vaksinasi.

Data yang dirilis Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi pada Rabu (3/2/2021) pukul 17.00 WIB menyatakan, dari 3.115 nakes itu sebanyak 2.268 atau 72,81 persen telah diberi suntikan Vaksin Sinovac. Sisanya sebanyak 847 nakes belum atau batal diberi suntikan vaksin.

Sisa nakes tersebut dibagi dua kelompok yaitu 303 orang (9,73%) ditunda vaksinasinya tersebab berbagai faktor, sementara 544 nakes (17,46%) batal vaksinasi. Mereka yang ditunda tidak lolos skrining antara lain karena tekanan darahnya naik. Mereka harus menunggu tekanan darahnya menjadi normal.

“Target vaksinasi tahap satu bagi tenaga kesehatan untuk dosis kesatu akan diselesaikan pada tanggal 8 Februari 2021 mendatang. Selanjutnya pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 untuk suntikan kedua dimulai tanggal 12 Februari 2021,” kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Andi Rahman.

Jumlah vaksin untuk dua kali penyuntikan nakes yang ada di Kabupaten Sukabumi mencukupi yakni sebanyak 11 ribu vial dari pengiriman tahap pertama. Setelah itu akan dilanjutkan dengan vaksinasi yang vaksinnya dari pengiriman tahap kedua. (*)   

banner 720x90

No More Posts Available.

No more pages to load.