Awali 2021, Polda Sulut Membongkar 16 Kasus Togel

oleh -
Konferensi pers pengungkapan kasus perjudian di Direktorat Reskrimum Polda Sulut yang menghadirkan terduga pelaku dan barang bukti judi togel.

Wartawan E. Maurits Lokong

MANADO. Jajaran Polda Sulawesi Utara (Sulut) mengawali tahun 2021 dengan prestasi gemilang. Korp Bhayangkara yang mengabdi di provinsi paling utara di Pulau Sulawesi itu sukses membongkar 16 kasus perjudian jenis undian nomor toto gelap (togel).

banner 720x90

Hasil kerja dan kegesitan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulut itu mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Para terduga dan barang bukti perjudian togel tersebut dihadirkan pada konferensi pers di halaman Ditreskrimum Polda Sulut, Kamis (14/1/2021).

“Kami mengamankan 28 terduga pelaku judi togel dengan barang bukti berupa uang tunai, buku tabungan, dan barang bukti lainnya,” kata Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sulut AKBP Benny Ansiga didampingi Kompol Selfie Torondek dari Bidang Humas Polda Sulut saat membuka konferensi pers.

Ke-16 kasus togel itu berasal dari pengungkapan dalam kurun waktu 6 sampai dengan 11 Januari 2021. Adapun lokasi-lokasi penggrebekan tempat judi togel itu berada di Manado, Minahasa, Tomohon, Kotamobagu, Minahasa Selatan, Bolmong, Talaud, Bitung, dan Sitaro.

Total uang tunai yang diamankan petugas mencapai Rp36.191.000 dan saldo pada rekening bank sebesar Rp9.203.860.

“Kami juga mengamankan 34 buah handphone berbagai merek, 7 lembar kartu ATM dan buku tabungan dar berbagai bank, 4 lembar kertas tabel shio, serta 13 buah buku dan 21 lembar rekapan togel,” jelas AKBP Benny.  

banner 720x90

Masih ada barang bukti lainnya yaitu 1 buah buku tafsiran mimpi, 3 buah kalkulator, 1 unit laptop merk Asus, 1 unit modem internet, dan 1 buah tas tangan warna coklat.

“Para terduga pelaku togel yang diamankan memiliki peran masing-masing. Di antara mereka ada yang berperan sebagai bandar, pengecer,  maupun penjual kupon togel,” kata dia.

Para terduga pelaku judi togel, lanjut AKBP Benny, dikenakan Pasal 303 ayat 1 ke- 2.e KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman pidana penjara selama-lamanya 10 tahun Jo Pasal 55, 56 KUHP.

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sudah bekerja sama dengan jajaran Polri dalam memberikan informasi terkait praktik perjudian.

“Kepolisian terus berkomitmen untuk memberantas semua praktik perjudian di Sulawesi Utara, salah satunya judi togel ini. Kepada masyarakat apabila mengetahui keberadaan praktik perjudian seperti ini, segeralah melaporkannya kepada aparat kepolisian,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast. (*)  

No More Posts Available.

No more pages to load.